Who is Karin Novilda?

Hi! So this will be my first writing! *yaaaay*

Karena gue tau market gue rata-rata teenagers, biar asik gue ngetiknya pake bahasa aja ya gez. Biar bisa dipahami semua orang juga, karena blog gue ini emang nggak diperuntukan buat professional writings juga. Hanya untuk menuangkan pikiran dan cerita-cerita menarik lainnya yang mungkin akan kalian suka. Tapi paling bakal bilingual juga sih he he he.

First of all, gue mau memperkenalkan diri gue sebagai Karin Novilda. I don’t really know where to start, but maybe I can start with my family background. Anggeplah tulisan pertama gue ini buat jadi perkenalan kita. So, gue sekarang berumur 22 tahun (huh I wish I could be forever 21) dan sedang menjalani karir di dunia per-influencer-an dan juga adalah CEO dan owner dari 4 start-ups yang sedang gue rintis. Keluarga gue mostly adalah dokter. Gue dateng dari background keluarga yang ‘alhamdulillah’ berkecukupan dan sederhana. Kedua orang tua gue dokter. My dad is an opthalmologists. And my mom is a dentist. Both of my grandma and granddad are professors. And most of my family are all doctors as well.

Phew… what a family, right? Kebayang gak, dengan semua title yang keluarga gue sandang, beban guenya gimana wkwk. Yang mungkin background keluarganya dokter pasti pahamlah tekanannya gimana. Mereka mengharapkan anak mereka bakal jadi dokter juga untuk nerusin mereka. Dan yap benar, both of my parents were demanding me to be a doctor, of course. Jadi dari kecil emang didikan gue udah ke arah sana, buat jadi dokter. Dari kecil gue udah masuk kelas IPA dan sering mengikuti banyak kegiatan sekolah yang berhubungan dengan intelektual sains. Gue juga sering mengikuti olimpiade sains dan juga matematika. Mungkin kalian juga pernah denger kalo gue dulu adalah salah satu murid berprestasi yang menyandang gelar peraih UN tertinggi se-provinsi. HA HA dan itu bener kok! Pure dari usaha dan belajar gue over years tanpa contekan hehe.

Nah, dengan didikan dokter tadi, ngebuat gue jadi tahan banting pagi, siang, sore, malem buat belajar dan terus belajar haha. Makanya mungkin terlihat gue orangnya selalu haus, haus akan pengalaman dan ilmu pengetahuan. Belum lagi didikan Ayah gue yang adalah seorang Tentara Angkatan Laut. Keras banget didikan mereka. Mereka gak pernah sedikitpun manjain gue, bahkan ketika mereka bisa. Mereka selalu ngajarin gue untuk hidup susah dan banyak bersyukur sama apa yang kita punya dihidup. Mereka juga gak pernah (apalagi) manjain gue dengan uang. Tapi kalian tahulah, pergaulan Jakarta serem cuy. Semua tentang uang dan kekuasaan. Gue juga orangnya banyak banget demandnya, pengen beli ini, beli itu, tapi gak mungkin dengan keadaan keluarga gue yang sangat tidak men-support gue untuk manja soal uang, untuk gue minta beliin ini itu ke nyokap atau bokap.

Dari situlah bermula, gue akhirnya memutuskan untuk berbisnis, semenjak kelas 1 SMP (umur berapa ya itu? hm…) gue sudah mulai membuat onlineshop kecil-kecilan untuk uang jajan tambahan dan Alhamdulillah ternyata berjalan dengan lancar. Pada saat itu di bulan pertama gue menghasilkan 25 juta pertamaku dari modal hanya 500 ribu yang diberikan Ayah. Nanti gue bakal sharing lebih lanjut ceritanya soal bisnis pertama gue hingga sekarang, ditulisanku yang berikutnya ya! Stay tuned!

Nah, entah kenapa seiring berjalannya waktu gue merasa bahwa gue lebih passionate di dunia bisnis ketimbang kedokteran. Seperti gak ada tekanan aja ketika gue melakukan bisnis. Lama-lama jadi kepikiran untuk berpindah haluan. Dan akhirnya gue memutuskan untuk memberanikan diri untuk ngomong ke nyokap dan bokap kalo gue mau masuk jurusan bisnis manajemen aja untuk kuliah gue. Dan yang mengejutkan adalah, mereka menyetujui setelah berdiskusi tak beberapa lama. Gue bilang ke mereka kalo menurut gue, gue gakaan bahagia kalo gue gak ngejalanin sesuatu yang bukan keinginan gue sendiri. Gue bilang sukses itu gak harus jadi dokter kok, masih banyak jalan lain untuk menuju kesuksesan. Dan mereka mengerti.

Lanjut ke step hidup gue dimana gue akhirnya masuk kuliah di Binus University jurusan Business Management, ehhh… gak lama diri gue viral secara tidak disengaja (jujur). Ini sebenernya another story sih nanti detailsnya ditulisan gue yang lain. So yeah, tiba-tiba gue akhirnya punya karir di dunia entertainment yang ternyata profitnya besar, diluar ekspektasi gue. Yang akhirnya mengharuskan gue untuk vakum kuliah dulu, karena keduanya bentrok dijadwal dan menurut gue, gue mau kejar dulu kesempatan yang ada di depan mata gue ini baru nanti gue kejar lagi pendidikan gue. Karena dulu gue mikirnya, ini masalah momentum, gue gak mungkin dikenal orang banyak lebih dari setahun. Ternyata dugaan gue salah HA HA HA. AwKarin is still a thing till now (kibas rambut).

So yeah, short story I got in really deep in this entertainment industry and decided to make my own start-ups. And I can say that it’s been going very well, Alhamdulillah. Setelah bertahun-tahun, banyak pencapaian dan segala pelajaran tentang pendewasaan diri yang gue dapet. Gue bersyukur banget bisa jadi diri gue yang sekarang ini dengan segala yang udah pernah gue lewatin. Sangat bersyukur. Mungkin berkat doa orang tua dan support orang-orang tedekat juga yang bisa bikin gue masih bertahan sampe sekarang. Banyak banget sih terpaan yang harus gue lewatin. Dan gue yakin gak akan hanya berhenti sampe di sini aja, gue yakin masih banyak cobaan lain yang bakal gue laluin kedepannya.

Seperti kata pepatah, “Semakin tinggi pohon kelapa, semakin besar angin yang menerjang”, tapi aku juga akan berpegang teguh sama satu pepatah ini, “Jadilah seperti padi, kian berisi kian merunduk”. InsyaAllah semua yang aku punya sekarang ini tidak akan pernah merubah seorang Karin Novilda yang dididik kedua orang tua yang super hebat.

Well, I don’t seem to have so much words on my mind right now, I think that’s all for now. I want you guys to know me as Karin Novilda, not AwKarin. I will try my best to write a page everyday hehe. Seneng deh kayanya gue nemuin my own coping mechanism on my mental breakdowns, is to write! It distracts my mind from overthinking everything. And maybe teruntuk kalian yang hatinya sedang gusar dan tidak damai kalian bisa coba deh cara yang gue coba ini, or maybe untuk kalian yang artist bisa nyoba to paint more often, untuk kalian yang suka nyanyi, try to do covers or make musics! Ya gak sih? Hehe.

Hope you had fun reading my first page of my blog. Dan maafkeun banget nih kalo masih banyak banget kurangnya, hehe I’m very new to this. But I’m really open to any kind of inputs! Thankyou so much for reading! Give me a feedback for my first writing on Twitter (@awkarin) or on my DM on Instagram (@awkarin, too HA.)

This is me Karin, logging off! Ciao!

Published by novildawritestoo

Hi! I'm Karin Novilda, yes that Karin as in AwKarin. So many people know me as AwKarin, but in this website, I want you guys to know me as Karin Novilda. The other side of me that you guys might don't know, yet. I'm so new to this, ain't no professional writer and my english is not that good lol but I hope you guys enjoy my writings.

155 thoughts on “Who is Karin Novilda?

  1. hai ka Karin, I don’t know how I can tell to you if i really love you so much. Jujur, gua ga pernah tau lu siapa dulu tapi saat itu nama lu lagi di kenal masyarakat karena foto Instagram lu yang sangat lucu bareng sama temen temen lu dan tepat hari itu juga gua cari username lu di Instagram temen gua. Cuma iseng awalnya, sampe akhirnya beneran suka dan mulai nonton vlog lu bersama your ex (of course gaga muhammad). Gua terus ikutin semua karya dan pencapaian lu, sampai akhirnya gua tau lu mempunyai mental illness. Gua terus menerus mengikuti semua tulisan dan nasehat lu soal mental illness yang lu punya, karena gua pun mempunyai hal tersebut semenjak gua kelas 1 smp. Gua sangat teramat berterimakasih atas semua kata kata yang lu tulis di Instagram atau media sosial lu yang lain, berkat itu gua jauh lebih berfikir kembali untuk melakukan kegiatan cutting yang selama ini gua lakuin untuk kesenangan semata. Terimakasih ka Karin Novilda, gua selalu berdoa untuk kesehatan dan kebahagiaan lu selalu. Teruslah menjadi wanita kuat agar dapat menjadi nonton positif untuk banyak wanita ataupun remaja di luar sana seperih gua. I love you more than you know😊🖤

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: